Rabu, 23 November 2011


ORGANISASI

ORGANISASI

      Banyak bentuk organisasi di masyarakat, misalnya negara, partai politik, perkumpulan masyarakat, bahkan bentuk organisasi yang paling kecil yaitu keluarga dan lain sebagainya. Kata organisasi mempunyai dua pengertian umum, yaitu sebagai suatu lembaga atau fungsional, seperti perguruan tinggi, rumah sakit, perwakilan pemerintah, perwakilan dagang, perkumpulan olah raga dan lain sebagainya, lainnya sebagai proses pengorganisasian pengalokasian dan penugasan para anggotanya untuk mencapai tujuan yang efektif.

DEFINISI ORGANISASI ( ORGANIZATION )
Pengorganisasian (organizing) merupakan proses penyusunan anggota dalam bentuk struktur organisasi untuk mencapai tujuan organisasi dengan sumber daya yang dimiliki dan lingkungan yang melingkupinya baik intern maupun ekstern. Dua aspek utama dalam organisasi yaitu departementasi dan pembagian kerja yang merupakan dasar proses pengorganisasian.
James D. Mooney mengatakan, “Organisasi yaitu bentuk setiap perserikatan manusia untuk mencapai tujuan bersama, “ sedang Chester I. Bernard memberikan pengertian organisasi yaitu suatu sistem aktivitas kerjasama yang dilakukan oleh dua orang atau lebih.
Organisasi merupakan proses untuk merancang struktur formal, mengelompokkan dan mengatur serta membagi tugas diantara para anggota untuk mencapai tujuan.
Jadi organisasi dapat didefinisikan sebagai berikut :
1)      Organisasi dalam arti badan yaitu kelompok orang yang bekerja sama untuk mencapai tujuan tertentu.
2)      Organisasi dalam arti bagan yaitu gambaran skematis tentang hubungan kerjasama dari orang-orang yang terlibat dalam organisasi untuk mencapai tujuan bersama.

Unsur-unsur dasar yang membentuk organisasi yaitu :
·         Adanya tujuan bersama.
·         Adanya kerjasama dua orang atau lebih.
·         Adanya pembagian tugas.
·         Adanya kehendak untuk bekerja sama.



STRUKTUR / SKEMA ORGANISASI ( DISAIN ORGANISASI )
Didefinisikan sebagai mekanisme-mekanisme formal organisasi diolah. Struktur ini terdiri dari unsur spesialisasi kerja, standarisasi, koordinasi, sentralisasi atau desentralisasi dalam pembuatan keputusan dan ukuran satuan kerja.

Faktor-faktor yang menentukan perancangan struktur organisasi yaitu :
1)      Strategi organisasi pencapaian tujuan.
2)      Perbedaan teknologi yang digunakan untuk memproduksi output akan membedakan bentuk struktur organisasi.
3)      Kemampuan dan cara berpikir para anggota serta kebutuhan mereka juga lingkungan sekitarnya perlu dipertimbangkan dalam penyusunan struktur perusahaan.
4)      Besarnya organisasi dan satuan kerjanya mempengaruhi struktur organisasi.
Unsur-unsur struktur organisasi terdiri dari :
·         Spesialisasi kegiatan.
·         Koordinasi kegiatan.
·         Standarisasi kegiatan.
·         Sentralisasi dan desentralisasi pembuatan keputusan.
·         Ukuran satuan kerja.

TIPE DAN BENTUK-BENTUK ORGANISASI
      Bagan organisasi memperlihatkan tentang susunan fungsi-fungsi dan departementasi yang menunjukkan hubungan kerja sama.
      Bagan ini menggambarkan lima aspek utama suatu struktur organisasi, yaitu :
1)      Pembagian kerja.
2)      Rantai perintah.
3)      Tipe pekerjaan yang dilaksanakan.
4)      Pengelompokan segmen-segmen pekerjaan.
5)      Tingkatan manajemen.
Adapun cara penggambaran bagan struktur organisasi menurut Henry G. Hodges dapat digambarkan sebagai berikut :
1)      Bentuk Piramidal, merupakan bentuk yang paling banyak digunakan, sederhana, jelas dan mudah dimengerti
      
2)      Bentuk Vertikal, hamper sama dengan bentuk pyramidal dalam pelimpahan kekuasaan.
       
3)      Bentuk Horisontal, aliran wewenang dan tanggung jawab digambarkan dari kiri ke kanan.
       
4)      Bentuk Melingkar, menekankan pada hubungan antara satu jabatan dengan jabatan lain.

Bentuk-bentuk organisasi dapat dibedakan atas :
v  Organisasi Garis.
Merupakan bentuk organisasi tertua dan paling sederhana, diciptakan oleh Henry Fayol. Ciri-ciri bentuk organisasi ini yaitu organisasinya masih kecil, jumlah karyawan sedikit dan saling mengenal serta spesialisasi kerja belum tinggi.

Kebaikannya :
a)      Kesatuan komando terjamin sepenuhnya karena pimpinan berada pada satu tangan.
b)      Garis komando berjalan secara tegas, karena pimpinan berhubungan langsung dengan bawahan.
c)      Proses pengambilan keputusan cepat.
d)     Karyawan yang memiliki kecakapan yang tinggi serta yang rendah dapat segera diketahui, juga karyawan yang rajin dan malas.
e)      Rasa solidaritas tinggi.

Kelemahannya :
a)      Seluruh organisasi tergantung pada satu orang saja, apabila dia tidak mampu melaksanakan tugas maka seluruh organisasi akan terancam kehancuran.
b)      Adanya kecenderungan pimpinan bertindak secara otokratis.
c)      Kesempatan karyawan untuk berkembang terbatas.



v  Organisasi Garis dan Staf.
Dianut oleh organisasi besar, daerah kerjanya luas dan mempunyai bidang tugas yang beraneka ragam serta rumit dan jumlah karyawannya banyak. Staf yaitu orang yang ahli dalam bidang tertentu tugasnya memberi nasihat dan saran dalam bidang kepada pejabat pimpinan di dalam organisasi.

Kebaikannya :
a)      Dapat digunakan dalam organisasi yang besar maupun kecil, serta apapun tujuan perusahaan.
b)      Terdapatnya pembagian tugas antara pimpinan dengan pelaksana sebagai akibat adaya staf ahli.
c)      Bakat yang berbeda yang dimiliki oleh setiap karyawan dapat ditentukan menjadi suatu spesiali-sasi.
d)     Prinsip penempatan orang yang tepat pada posisi yang tepat pula.
e)      Pengambilan keputusan dapat cepat walaupun banyak orang yang diajak berkonsultasi, karena pimpinan masih dalam satu tangan.
f)       Koordinasi lebih baik karena adanya pembagian tugas yang terperinci.
g)      Semangat kerja bertambah besar karena pekerjaannya disesuaikan dengan bakat dan kemampuan yang dimiliki.

Kelemahannya :
a)      Rasa solidaritas menjadi berkurang, karena karyawan menjadi tidak saling mengenal.
b)      Perintah-perintah menjadi kabur dengan nasehat dari staf, karena atasan dengan staf dapat terjadi adanya perintah sendiri-sendiri padahal kewenangannya berbeda.
c)      Kesatuan komando berkurang.
d)     Koordinasi kurang baik pada tingkat staf dapat mengakibatkan adanya hambatan pelaksanaan tugas.

v  Organisasi Fungsional.
      Organisasi yang disusun atas dasar yang harus dilaksanakan. Organisasi ini dipakai pada perusahaan yang pembagian tugasnya dapat dibedakan dengan jelas.

Kebaikannya :
a)      Pembidangan tugas menjadi lebih jelas.
b)      Spesialisasi karyawan lebih efektif dan dikembangkan.
c)      Solidaritas kerja, semangat kerja karyawan tinggi.
d)     Koordinasi berjalan lancar dan tertib.

Kelemahannya :
a)      Karyawan terlalu memperhatikan bidang spesialisasi sendiri saja, sehingga pengalihan kerja menjadi sulit dilaksanakan.
b)      Koordinasi menyeluruh sukar dilaksanakan.
c)      Menimbulkan rasa kelompok yang sangat sempit dari bagian yang sama sehingga sering timbul konflik.



v  Organisasi Panitia.
Organisasi dibentuk hanya untuk sementara waktu saja, setelah tugas selesai maka selesailah organisasi tersebut.

Kebaikannya :
a)      Segala keputusan dipertimbangkan masak-masak dalam pembahasan yang dalam dan terperinci.
b)      Kemungkinan pimpinan bertindak otoriter sangat kecil.
c)      Koordinasi kerja telah dibahas oleh suatu team.

Kelemahannya :
a)      Proses pengambilan keputusan memerlukan diskusi yang berlarut-larut yang menghambat pelaksanaan tugas.
b)      Tanggung jawabnya tidak jelas, karena tanggung jawabnya sama.
c)      Kreatifitas karyawan terhambat dan sukar untuk dikembangkan, karena faktor kreatifitas lebih dipentingkan.

ORGANISASI FORMAL DAN INFORMAL
Ragam arti organisasi banyak sekali seperti organisasi statis, organisasi dinamis, organisasi formal, organisasi informal, organisasi tunggal, organisasi jamak, organisasi daerah, organisasi regional, organisasi negara, organisasi internasional dan lain sebagainya. Ada beberapa saja yang akan dibahas di sini, yaitu :
v  Organisasi Statis :
Yaitu gambaran skematis hubungan-hubungan kerjasama yang terdapat dalam organisasi untuk mencapai suatu tujuan.

v  Organisasi Dinamis :
Yaitu kegiatan yang berhubungan dengan usaha merencanakan skema organisasi, mengadakan departementasi dan menetapkan wewenang, tugas dan tanggung jawab.

v  Organisasi Formal :
Yaitu sistem kerjasama yang dilakukan oleh dua orang atau lebih yang dikoordinir untuk mencapai suatu tujuan yang ditetapkan secara rasional.

v  Organisasi Informal :
Yaitu kerjasama yang dilakukan oleh dua orang atau lebih yang tidak dikoordinir untuk mencapai tujuan yang disadari tapi akhirnya mempunyai tujuan bersama, dimana kedudukan dan fungsi-fungsi yang dilakukan tampak kabur.


Referensi : Pengantar Manajemen Umum ‘M. Abdul Mukhyi & Iman Hadi Saputro’ PENERBIT GUNADARMA.

Manajemen Sumber Informasi / IRM


Manajemen Sumber Informasi / IRM 

Pendahuluan.
Peningkatan pemahaman komputer oleh pemakai mudahnya pemakai memperoleh hardware dan software memberikan kesadaran terhadap perusahaan bahwa memang dibutuhkan sistem komputerisasi. Sebagai contoh dua pemakai dalam area yang berbeda ingin mengembangkan sistem secara serentak untuk menyiapkan laporan yang sama, atau mereka masing-masing membeli paket software yang sama. Maka, sebaiknya manajemen puncak dari perusahaan tersebut menetapkan penggunaan komputerisasi dalam organisasinya, yang akan berguna untuk mengetahui pencitptaan sumber informasi dan pengelolaanya. Perencanaan formal untuk manajemen informasi ini disebut Information Reseurces management (IRM) atau manajemen sumber informasi.
Pembahasan.
Pandangan Tentang IRM
Pengertian dari IRM sendiri ialah Konsep manajemen sumber informasi yang mengenal informasi sebagai sumber organisasional utama yang harus dikelola dengan tingkat kepentingan yang sama , seperti sumber organisasional dominan lain seperti orang, keuangan, peralatan & manajemen,.
Informasi  juga merupakan salah satu sumber utama dari perusahaan & dapat dikelola seperti halnya sumber lain.
IRM (information resource management) ini merupakan metodologi siklus hidup yang digunakan untuk menciptakan system yang menghasilkan informasi yang berkualitas.
Informasi Sebagai Sumber Strategis
Berikut ini ialah definisi-definisi dari Informasi sebagai Sumber Strategis:
-         Informasi merupakan salah satu sumber yang dapat menghasilkan keuntungan kompetitif.
Caranya : Dengan memfokuskan pada pelanggan & membangun system informasi yang bisa meningkatkan arus informasi antara perusahaan dan elemen yang bisa meningkatkan arus informasi antara perusahaan dan elemen lingkungannya.
-         Arus informasi antara perusahaan dan pelanggan:
1.     Informasi yang menerangkan kebutuhan produk
2.     Informasi yang menerangkan penggunaan produk
3.     Informasi yang menerangkan kepuasan produk
Perencanaan Strategis Untuk Sumber Informasi.
Perencanaan strategis merupakan perencanaan yang paling memerlukan perhatian. Karena memerlukan perkiraan yang matang untuk dapat mencapai tujuan organisasi pada masa sekarang dan akan dating. Gagasan utama dari Perencanaan Strategis adalah adanya hubungan antara tujuan perusahaan secara keseluruhan dengan sumber-sumber informasi. Sumber informasi harus digunakan untuk pencapaian tujuan. Perencanaan yang digunakan ialah Top Down artinya Langkah pertama yang digunakan adalah menentukan tujuan organisasi kemudian direncanakan aktifitas setiap unit perusahaan,.
Manajemen Dan Strategi End User Computing.
Tugas perusahan adalah untuk menetapkan kebijaksanaan End User Computing yang memberikan fleksibitas kepada pemakai untuk melakukan inovasi dalam pengunaan computer.namun juga harus menentapkan kotrol untuk memastikan bahwa penggunaan tersebut mendukung tujuan perusahaan.
Kesimpulan.
Dari artikel yang saya buat diatas,saya menyimpulkan bahwa di dalam suatu Manajemen itu sangatlah penting untuk mendapatkan sebuah Sumber Informasi,karena kalau tidak ada informasi sama saja seperti membangun sebuah pemikiran kosong,jadi Sumber informasi sangatlah diperlukan dalam Perusahaan untuk mencapai suatu tujuan Perusahaan itu sendiri. Dan tujuan yang ada tepat sasaran sehingga perusahaan memperoleh hasil yang maksimal .
Daftar Pustaka.
http://viyan.staff.gunadarma.ac.id
http://17l1ch4.blogspot.com/2011/09/tugas-10-manajemen-sumber-informasi-irm.html


 A.DEFINISI SISTEM
            Definisi sistem dapat dilihat dari dua pendekatan, yaitu pendekatan prosedur dan pendekatan komponen/elemen
         Sistem adalah suatu jaringan kerja dari prosedur-prosedur yang saling berhubungan, berkumpul bersama-sama untuk melakukan suatu kegiatan atau untuk menyelesaikan suatu sasaran tertentu
         Prosedur adalah suatu urut-urutan yang tepat dari tahapan-tahapan instruksi yang menerangkan apa (what) yang harus dikerjakan, siapa(who) yang mengerjakan, kapan(when) dikerjakan dan bagaimana (how) mengerjakannya.

 B.UNSUR-UNSUR SISTEM INFORMASI SEDERHANA
Semua sistem informasi mempunyai tiga kegiatan utama, yaitu menerima data sebagai masukan (input), kemudian memprosesnya dengan melakukan penghitungan, penggabungan unsur data, pemutakhiran dan lain-lain, akhirnya memperoleh informasi sebagai keluarannya (output).
DATA : fakta-fakta atau sesuatu yang dianggap (belum mempunyai arti)
INFORMASI : data yang telah diproses atau data yang memiliki arti.
Perubahan data menjadi informasi dilakukan oleh pengolah informasi. Pengolah informasi dapat meliputi elemen-elemen komputer, non-komputer atau kombinasi keduanya.

C.KARAKTERISTIK SISTEM



Sistem Memiliki Komponen-komponen sebagai berikut :
 Komponen-komponen (component)
 Batasan sistem (boundary)
 Lingkungan luar sistem (environments)
 Penghubung (interface)
 Masukan (input)
 Keluaran (output)
 Pengolah(process)
 Sasaran (objective)/Tujuan (goal)

D. DEFINISI INFORMASI
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjyWdGCV7BatDeRGI26wxwNVsDR3GCF5jGa_eda_RhxIA6EcL6KNuFUvnsfwp9l9TFZY2kLGeZghDjIivhGb9tdvrnMuJJJc5873W5BcN_hmUQgcpyoBuLnhmh6G6-LkaE9WCcC1dKPZPA/s320/siklus+informasi.jpgInformasi adalah data yang diolah menjadi bentuk yang lebih berguna dan lebih berarti bagi yang menerimanya.

E.DEFINISI SISTEM INFORMASI
Sistem Informasi adalah suatu sistem didalam suatu organisasi yang mempertemukan kebutuhan pengolahan transaksi harian, mendukung operasi, bersifat manajerial dan kegiatan strategi dari suatu organisasi dan menyediakan pihak luar tertentu dengan laporan yang diperlukan.

F.SISTEM INFORMASI MANAJEMEN
Sistem informasi yang menyediakan laporan-laporan bagi pihak manajemen berdasarkan pemrosesan transaksi dan operasi-operasi yang ada dalam
Organisasi.
Pengetahuan tentang potensi kemampuan sistem informasi yang dikomputerisasi akan memungkinkan seorang manajer secara sistematis menganalisis masing-masing tugas organisasi dan menyesuaikannya dengan kemampuan komputer.
SIM secara khusus memiliki beberapa kemampuan teknis sesuai yang direncanakan baginya. Secara kolektif kemampuan ini menyangkal pernyataan bahwa komputer hanyalah mesin penjumlah atau kalkulator yang berkapasitas tinggi, sebenarnya komputer tidak dapat mengerjakan sesuatu ia hanya mengerjakan lebih cepat. Sistem informasi komputer dapat memiliki sejumlah kemampuan jauh diatas sistem non komputer. Dan kemampuan ini telah merevolusikan proses manajemen yang menggunakan informasi yang dihasilkan oleh sistem yang telah ada. Beberapa kemampuan teknis terpenting dalam sistem komputer :
1.    Pemrosesan data batch
2.    Pemrosesan data tunggal
3.    Pemrosesan on-line, real time
4.    Komunikasi data dan switching pesan
5.    Pemasukan data jarak jauh dan up date file
6.    Pencarian records dan analisis
7.    Pencarian file
8.    Algoritme dan model keputusan
9.    Otomatisasi kantor.

 G.EVOLUSI SISTEM INFORMASI BERBASIS KOMPUTER
A. Fokus awal pada data
Selama paruh pertama abad 20, perusahaan pada umumnya mengabaikan kebutuha n informasi para manajer. Pada fase ini penggunaan komputer hanya terbatas pada aplikasi akuntansi.
 Nama aplikasi akuntasnsi berbasis komputer pada awalnya adalah pengolahan data elektronik (EDP) kemudian berubah menjadi Data prosesing (DP) dan Sistem Informasi Akuntansi (SIA) .
B. Fokus baru pada informasi
Tahun 1964 diperkenalkan satu generasi baru alat penghitung yang mempengaruhi cara penggunaan komputer. Konsep penggunaan komputer sebagai SIM dipromosikan oleh pembuat komputer untuk mendukung peralatan baru tsb. Konsep SIM menyadari bahwa aplikasi komputer harus diterapkan untuk tujuan utama menghasilkan informasi manajemen. Konsep ini segera diterima oleh perusahaan besar.
C. Fokus revisi pada pendukung keputusan.
Sistem pendukung keputusan (Decision support system)
= sistem penghasil informasi yang ditujukan pada suatu masalah tertentu yang harus dipecahkan oleh manajer dan keputusan yang harus dibuat manajer.
Manajer tsb. Berada di bagian manapun dalam organisasi pada tingkat manapun dan dalam area bisnis apapun. DSS dimaksudkan untuk mendukung kerja satu manajer secara khusus.
Spesifikasi DSS :
1.    Berfokus pada proses keputusan daripada proses transaksi
2.    Dirancang dengan mudah, sederhana, dapat diterapkan dengan cepat dan mudah diubah.
3.    Dirancang dan dioperasikan oleh manajer
4.    Mampu memberikan informasi yang berguna bagi analisis kegiatan manajerial.
5.    Berkaitan dengan hanya bagian kecil dari masalah besar
6.    Memiliki logika yang serupa dengan cara manajer menganilis situasi yang sama.
7.    Memiliki basis data berisi informasi yang disarikan dari file dan informasi lain organisasi yang berasal dari lingkungan eksternal.
8.    Memungkinkan manajer untuk menguji hasil yang mungkin dari serangkaian alternatif.
D. Fokus pada Komunikasi
Pada waktu DSS berkembang , perhatian juga difokuskan pada otomatisasi kantor (office automation/OA) OA memudahkan komunikasi dan meningkatkan produktivitas diantara para manajer dan pekerja kantor melalui penggunaan alat elektronik.
OA telah berkembang meliputi beragam aplikasi seperti konferensi jarak jauh, voice mail, e-mail, electronik calendaring, facsimile transmission.
E. Fokus potensial pada konsultasi
Komputer dapat diprogram untuk melaksanakan sebagian penalaran logis yang sama seperti manusia, suatu aplikasi yang dinamakan kecerdasan buatan (artificial intelligence).

H.ALASAN PERLU DIBERIKAN PERHATIAN PADA MANAJEMEN INFORMASI
1. Kompleksitas kegiatan bisnis meningkat
-          pengaruh ekonomi internasional
-          persaingan dunia
-          kompleksitas teknologi yang semakin meningkat
-          batas waktu yang singkat
-          kendala-kendala sosial
2. kemampuan komputer yang semakin baik
Pemakai semakin tahu bagaimana ’mendayagunakan’ komputer untuk membantu pekerjaannya.
-          Keahlian manajemen
Seorang manajer yang berhasil harus memiliki banyak keahlian, tetapi ada dua yang mendasar: keahlian komunikasi dan keahlian pemecahan masalah.
-          Manajer dan Sistem

Hubungan SIM dengan disiplin ilmu lain
         Akuntansi manajemen
         Riset operasional
         Manajemen dan organisasi
         Pengetahuan computer

Kemampuan utama sistem informasi (Turban, McLean, Wetherbe, 1999) :
         komputasi numerik, bervolume besar, cepat
         komunikasi murah, akurat dan cepat
         Menyimpan informasi dalam jumlah yg sangat besar dalam ruang yg kecil tetapi mudah diakses
         pengaksesan informasi yg sangat banyak diseluruh dunia dengan cepat dan murah
         Meningkatkan efektifitas dan efisiensi
         Menyajikan informasi dengan jelas
         Mengotomasikan proses-proses bisnis
         Mempercepat pengetikan dan penyuntingan
         Pembiayaan yang jauh lebih murah

Kemampuan sistem informasi mendukung sasaran bisnis :
         Peningkatan produktifitas
         Pengurangan biaya
         Peningkatan pengambilan keputusan
         Peningkatan layanan ke pelanggan
         Pengembangan aplikasi-aplikasi strategis yang baru

Siapa saja stakeholders dalam SI?
         Pemilik sistem (system owners)
         Pemakai sistem (system users): internal & eksternal
         Perancang sistem (system designers)
         Pembangun sistem (system builders)
         Analis sistem & manajer proyek (system analysts and project managers

Mengapa Perlu Mengembangkan SI?
         Adanya Permasalahan (problems)
         Ketidakberesan dalam Sistem Pertumbuhan Organisasi
         Untuk Meraih kesempatan-kesempatan
         (opportunities)
         Adanya instruksi-instruksi (directives)

Bagaimana cara mengembangkan SI?
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEg2cYZp2IeUTU_LKMI_UoXotcCy5UUfnzLZNdaroj-jwMZVZ1LAYYArm0v8Myqsa1RFc72Up9XMX2AjRQdPW5rF3fSnmmzR72VFKb5olOfYghjHogIUQb59p8weTyrDCbokerse2p6UG_w/s320/Untitled.jpg
sumber:
mandelacitra.blogspot.com/fokus-pada-komunikasi-otomatisasijamil15.wordpress.com/pengenalan-pada-manajemen-informasilily.staff.gunadarma.ac.id/Downloads/files/8345/catatan.docvriyan.wordpress.com/2011//pengenalan-pada-menejemen